Rabu, 23 Januari 2013

Sub Query



DAFTAR ISI

DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.      SOAL/PERMASALAHAN
B.      LANDASAN TEORI

BAB II ISI LAPORAN
A.      PEMBAHASAN SUB QUERY

BAB III PENUTUP
A.       KESIMPULAN
B.       DAFTAR PUSTAKA











BAB 1
                             PENDAHULUAN

A.    SOAL/PERMASALAHAN
1.      Definisi Sub Query ?
2.      Apa saja perintah Select pada Sub Query ?
3.      Jenis-jenis Sub Query dan penjelasannya ?
















B.     LANDASAN TEORI
1.      Definisi Sub Query
Subquery merupakan “query didalam query” atau perintah select yang berada didalam
perintah select lainnya. Struktur penulisan subquery bisa dilihat seperti dibawah ini:
Inner Query


 



                   Outer Query

2.      Perintah Select pada Sub Query
Subquery terdiri dari dua perintah select. Perintah select pertama disebut Outer Query atau
Query induk sedangkan query yang berada pada klausa where disebut inner query. Inner
query akan dikerjakan terlebih dahulu dan hasilnya akan digunakan sebagai pembnding pada
pencarian data di klausa where outer query. Subquery dapat digunakan untuk menghasilkan
nilai-nilai bagi outer query pada saat kriteria pencarian yang dibutuhkan tidak diketahui.
Sebagai contoh kita ingin mengetahui semua harga jual dari barang yang lebih kecil dari
harga jual barang dengan kode 10011 sementara kita sendiri tidak tahu harga jual barang
dengan kode 10011.
3.      Jenis-jenis Sub Query
a)      Single-row subquery
Merupakan subquery yang hanya menghasilkan satu baris dan satu  kolom data atau data tanggal.
b)     Multi-row subquery
Menghasilkan lebih dari satu row. Tanda pembanding yang digunakan dalam multi row subquery adalah tanda pembanding jamak yaitu IN, ANY dan ALL.
c)      Multi-column Subquery
Multi Column Subquery adalah subquery yang menghasilkan lebih dari satu kolom. Biasa disebut juga pairwise subquery. Jumlah dan posisi kolom dari outer query yang akan dibandingkan harus sama dengan jumlah dan posisi kolom pada subquery. Setiap row pada outer query dibandingkan dengan nilai dari multiple-row dan multiple-column pada
subquery. Penghubung yang digunakan biasanya IN
d)     Correlated subquery
Berbeda dari subquery didepan yang disebut scalar subquery karena bagian subquery akan diproses terlebih dahulu untuk menyeleksi outer querynya. Pada Corelated sebquery ini outer subquery akan diproses terlebih dahulu kemudian hasilnya akan dijadikan rujukan untuk memproses subquery. Disebut correlated subquery karena subquery dikerjakan berdasarkan rujukan data dari out query. Pendefinisian korelasi antara outer query dan subquery dilakukan pada klausa where di subquery. Pada correlated subquery, subquery akan dikerjakan sebanyak jumlah baris di out query.
e)      Inline View
Merupakan cara untuk mengumpulkan data yang akan dianggap oleh query utama sebagai sebuah tabel untuk keperluan pengaksesan query





BAB II

PEMBAHASAN

Sub query merupakan “query didalam query” atau perintah select yang berada di dalam perintah select lainnya.
Jenis subquery :
1.      Single-row subquery
Merupakan subquery yang hanya menghasilkan satu baris dan stu kolom data atau data tanggal.
Group function pada subquery:
Pada subquery juga bias menggunakan group function seperti AVG, MAX, dan MIN.
SQL> select nama_brg, harga_jual
       2  from barang
       3  where harga_jual < (select avg(harga_jual) from barang);

SQL> select avg(harga_jual) from barang;

2.      Multi-row subquery
Menghasilkan lebih dari satu row.
SQL> select kode_brg,
       2  nama_brg,
       3  harga_jual
       4  from barang
       5  where harga_jual in (select min(harga_jual)
       6  from barang
       7  group by kode_brg);

3.      Multi-column subquery
Adalah subquery yang menghasilkan lebih dari satu kolom. Penghubung yang biasa digunakan biasanya IN.
SQL> select kode_brg,
       2  nama_brg,
       3 harga_jual,
       4  from barang
       5  where (kode_brg,harga_jual) IN (select kode_brg,min(harga_jual)
       6  from barang
       7  group by kode_brg);

4.      Correlated subquery
SQL> select empno,
       2  ename,
       3  deptno
       4  from emp e
       5  where sal = (select min(sal)
       6  from emp
       7  where deptno = e.deptno);

5.      Inline view
Merupakan cara untuk mengumpulkan data yang akan dianggap oleh query utama sebagai sebuah tabel untuk keperluan pengaksesan query.
SQL> select kode_brg, nama_brg, harga_jual
       2  from (select kode_brg, nama_brg, harga_jual from barang where   kode_brg=10011) inline_view
       3  where nama_brg=’Abit AB9-Pro’;




















BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Sub query adalh perintah select yang berada didalam sql lain.
Perintah pertama disebut Outer Query atau Query induk, sedangkan query yang berada pada klausa where disebut inner query.
Jenis-jenis query ada 5 yaitu :
a.     Single-row subquery
b.     Multi-row subquery
c.      Multi-column subquery
d.     Correlated subquery
e.     Inline view



B.     DAFTAR PUSTAKA
a.       Modul Praktikum SMBD 10 SubQuery
b.      http://arenta12b.blogspot.com/2013_01_01_archive.html






1 komentar: